OVERSIGHT COMMITTEE

Saat ini TFCA-Sumatera beranggotakan 7 anggota yang mewakili tujuh lembaga, dimana 4 diantaranya merupakan parapihak yang terlibat dalam perjanjian konservasi hutan (permanent members) dan 3 lainnya merupakan lembaga yang ditunjuk (designated members) untuk ikut mengawasi pelaksanaan program. Para anggota tersebut yang selanjutnya disebut Oversight Committee (OC) terdiri dari:

I. Anggota Tetap (Permanent Members)

  • Pemerintah Republik Indonesia – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (dahulu Kementerian Kehutanan, disingkat Kemenhut) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan lingkungan hidup dan kehutanan. Dalam skema TFCA, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merupakan pihak yang mewakili Pemerintah Indonesia dalam program pengalihan hutan untuk lingkungan.

    SELENGKAPNYA
  • Pemerintah Amerika Serikat - USAID

    United States Agency for International Development (USAID) adalah sebuah lembaga pemerintah federal Amerika Serikat yang bersifat independen, yang diresmikan oleh John F.Kennedy, sebagai bagian dari Undang-Undang tentang Bantuan Luar Negeri tahun 1961. Misinya adalah mengelola bantuan kemanusiaan dan ekonomi bagi negara-negara asing.

    SELENGKAPNYA
  • Conservation International

    CI adalah organisasi non-profit internasional yang menerapkan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan murni, ekonorni, kebijakan dan partisipasi masyarakat untuk melindungi wilayah-wilayah dengan keanekaragaman hayati tinggi di dunia dan menunjukkan manusia dapat hidup harmoni dengan alam. CI berdiri pada tahun 1987 dan bekerja di lebih dari 40 negara.

    SELENGKAPNYA
  • Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI)

    KEHATI memberi dukungan sumber daya dan memfasilitasi berbagai aktifitas pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia secara berkelanjutan. KEHATI merupakan lembaga penghimpun sekaligus penyalur sumberdaya untuk mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian serta pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia secara berkelanjutan.

    SELENGKAPNYA

II. Anggota Tidak tetap (Designated Member)

  • Transparency International (TI)

    Transparency International (TI) Indonesia, merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan yang memfokuskan diri melawan korupsi dengan menyertakan seluruh masyarakat ke dalam sebuah koalisi internasional yang kuat dalam rangka membasmi efek buruk dari korupsi yang berimbas kepada kaum lelaki, perempuan dan anak-anak di seluruh dunia. Misi utama dari TI adalah untuk menciptakan sebuah lingkungan yang bersih dari praktik korupsi. TI-Indonesia mempunyai tujuan untuk “Meningkatnya transparansi, efisiensi dan demokrasi pengelolaan sumberdaya ekonomi, birokrasi dan politik untuk kemakmuran seluruh rakya

    SELENGKAPNYA
  • Universitas Syiah Kuala

    Universitas Syiah Kuala, disingkat Unsyiah merupakan salah satu perguruan Tinggi negeri tertua di Sumatera yang telah resmi berdiri sejak tanggal 2 September 1959, dengan diresmikannya Fakultas Ekonomi sebagai fakultas pertama.

    SELENGKAPNYA
  • Indonesia Business Links

    Indonesia Business Link (IBL) merupakan lembaga yang didirikan untuk membantu tata kelola perusahaan yang baik di Indonesia. Salah satu tujuan utamanya adalah mendorong dan membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menerapkan strategi dan program CSR.

    SELENGKAPNYA

Nama-nama anggota Oversight Committee adalah sebagai berikut:

  • Novianto Bambang Wawandono

    Pemerintah Republik Indonesia – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    OCTM Member: Agus Yulianto

  • Heather D'Agnes

    Pemerintah Amerika Serikat - USAID

    OCTM Member: Antonius P. Djogo

  • Jatna Supriatna

    Conservation International

    OCTM Member: Vacant

  • Erna Witoelar

    Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI)

    OCTM Member: Teguh Triono

  • Rezki Sri Wibowo

    Transparency International (TI)

  • Darusman Rusin

    Universitas Syiah Kuala

  • Tuti Hadiputranto

    Indonesia Business Links