Jikalahari Mendorong Praktek Pengelolaan Hutan Terbaik

Jikalahari mendorong praktek-praktek pengelolaan terbaik di semua usaha kehutanan dan perkebunan, serta upaya perlindungan dan restorasi untuk  meningkatkan kwalitas ekosistim Semenanjung Kampar dan Kerumutan. Secara bertahap dimulai tahun 2011. Dari sub komponen/tujuan ini terdapat beberapa kegiatan yangmelibatkan perusahaan maupun petani sawit.

Bersama perusahaan yang beroperasi di sekitar Semenanjung Kampar, Jikalahari mengidentifikasi dan membangun komitmen dengan perusahaan dalam implementasi perlindungan hutan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value) dan Praktek Pengelolaan Hutan Terbaik (Best Management Practices, BMP). Diskusi, komunikasi dan roadshow ke beberapa perusahaan yang sudah teridentifikasi untuk penerapan BMP telah dilakukan.  Perusahaan yang dijadikan target untuk BMP antara lain PT. Putra Riau Perkasa, Asian Agri, dan PT. BOB/BSP yang kesemuanya begerak di sektor pertambangan dan juga beroperasi di kawasan semenanjung Kampar.

Selain perusahaan, para petani, khususnya petani sawit didorong untuk melakukan praktek-praktek pengelolaan yang terbaik.  Diawali dengan melakukan diskusi bersama masyarakat pada bulan April 2011 (Desa Dosan, Benayah, Perincit dan Teluk Mesjid), maka pada akhirnya disepakatilah penerapan BMP dengan menggunakan Prinsip dan Kriteria RSPO diantara kebun sawit yang dikelola oleh petani.   Selanjutnya pada 30 April 2011 bertempat di Desa Dosan dan dihadiri oleh Kepala Desa dan 4 Koperasi di Desa Dosan, Benayah, Perincit dan Teluk Mesjid dibentuk lembaga sertifikasi petani sawit (ICS) yang dinamai ”Sawit Siak Sejahtera (SSS)”. ICS ini yang terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan verifikasi atas rencana sertifikasi pada sejumlah kebun sebelum dilakukan audit eksternal oleh penilai RSPO. Proses pendaftaran bagi 2000 hektar lahan mandiri masyarakat ini terkendala karena sebelumnya koperasi petani harus terlebih dahulu didaftarkan sebagai anggota RSPO. Menariknya, meskipun proses ini masih berjalan, namun Menteri Pertanian telah berkunjung dan memperlihatkan antuisme atas inisiatif yang dilakukan masyarakat ini.