Menyelamatkan Populasi Raja Hutan Sumatra – Media Indonesia

REHABILITASI: Seekor harimau sumatra berada di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS), Sumatra Utara (foto : Media Indonesia / Ari Terisiti)

REHABILITASI: Seekor harimau sumatra berada di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS), Sumatra Utara (foto : Media Indonesia / Ari Terisiti)

SUARA auman seolah menggetarkan tempat kami berpijak dan dinding sebuah bangunan berlantai dua. Saat kami naik ke lantai dua bangunan tersebut, sang harimau tampak jelas dari jarak sekitar 6 meter, hampir tepat di atas kepalanya.

Monang nama harimau sumatra tersebut. Ia sedang mendekam di dalam kandang berukuran sekitar 6 meter x 8 meter. Walau berada di dalam kandang, sifat buasnya sebagai sang raja hutan masih sangat terasa. Aumannya dan tatapan matanya seakan ingin menunjukkan dominasinya.

Monang tidak sendiri. Ada tiga ekor harimau lain, satu betina dan dua anaknya, samar-samar terlihat di balik kerimbunan pohon dan semak-semak di kandang rehabilitasi. Harimau betina bernama Gadis, sedangkan kedua anaknya belum diberi nama karena masih terlalu kecil.

“Dua anak harimau itu anak dari Monang dengan Gadis,” kata Bintang Gultom (21 tahun), penjaga Monang dan Gadis di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary, Sumatra Utara, Jumat (1/3). Setelah kedua bayinya lahir, Monang kembali dikurung karena terlalu agresif sehingga dikhawatirkan membahayakan kedua bayinya.

Selengkapnya di sini