Berita

Update dari Lapangan

Restorasi dan Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Leuser

Konsorsium Orang Utan Information Center (OIC) telah memproduksi Peta Koridor Konektivitas disertai rekomendasi pengelolaan dan Peta

Merangkul Swasta untuk Konservasi

Pihak swasta sering diidentikkan sebagai pihak yang acapkali berseberangan dengan kelompok masyarakat terutama dalam kaitanya dengan

Mengatur Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa dengan Ranperdes

Kegiatan OIC yang didukung oleh TFCA-Sumatera juga telah menyelesaikan kegiatan Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) pada

Menyusun Rencana Pengelolaan untuk TWA Deleng Lancuk, Lau Debuk Debuk dan Tahura Bukit Barisan

Didasarkan atas semangat untuk melindungi kawasan Ekosistem Leuser di kawasan Karo dan Langkat yang sudah mulai

Rehabilitasi Harangan: Dari Masyarakat untuk Masyarakat

Hutan Harangan merupakan hutan larangan yang dikelola oleh masyarakat dengan kepemilikan yang dapat bersifat komunal atau

Mendekati Masyarakat, Melestarikan Koridor

Program Inisiatif Konservasi dan Konektivitas Koridor Lansekap Hutan Batang Toru – Taman Nasional Batang Gadis

Membangun Kesepakatan para pihak untuk melindungi Semenanjung Kampar

Sebelum membangun kesepakatan untuk perlindungan dan pengelolaan semenanjung Kampar, Jikalahari telah melakukan identifikasi analisis pemetaan parapihak

Pengelolaan Pertanian oleh Kelompok Perempuan

Disadari bahwa kelompok perempuan mempunyai potensi yang besar dalam menggerakkan kegiatan pertanian di pedesaan. Namun seringkali

Fasililitasi Pengajuan Hutan Desa oleh Sang Bupati

Dari berbagai lobi intensif yang dilakukan Jikalahari kepada Bupati Pelalawan, pada akhirnya Pak Bupati bersedia untuk

Jikalahari Mendorong Praktek Pengelolaan Hutan Terbaik

Jikalahari mendorong praktek-praktek pengelolaan terbaik di semua usaha kehutanan dan perkebunan, serta upaya perlindungan dan restorasi

Artikel Terkait

Agustus 14, 2026
Menanam Legacy dari Hutan: Dari Kopi untuk Konservasi Sumatera
Agustus 12, 2026
SRAK Gajah Diluncurkan, Jalan Panjang Menyelamatkan Gajah Sumatra
Agustus 6, 2026
Traceability: Jejak Secangkir Kopi yang Menjaga Hutan Sumatra
Scroll to Top